Asuransi Kecelakaan Diri

Pilihan Produk
Personal Accident for IndividualPersonal Accident for Group
Merupakan asuransi perlindungan diri atas resiko kematian, cacat tetap ataupun luka badan sebagai akibat langsung dari kecelakaan.Merupakan asuransi perlindungan karyawan perusahaan atas resiko kematian, cacat tetap ataupun luka badan sebagai akibat langsung dari kecelakaan. Personal Accident for Group merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap para karyawannya.
Jaminan
Kematian akibat KecelakaanCacat Tetap Akibat Kecelakaan
Apabila Tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan, maka kami akan membayarkan sejumlah santunan kepada Ahli Waris TertanggungApabila Tertanggung menderita cacat tetap akibat kecelakaan, maka kami akan membayarkan sejumlah santunan sesuai dengan tabel persentase penggantian cacat tetap kepada Tertanggung
Biaya perawatan di Rumah Sakit akibat KecelakaanBiaya perawatan di Rumah Sakit akibat Kecelakaan
Apabila akibat kecelakaan, Tertanggung harus menjalani perawatan di Rumah Sakit, maka kami akan membayarkan tagihan rumah sakit sesuai dengan kwitansi biaya perawatan atau maksimum sesuai dengan limit jaminan yang dipilih. Kami akan membayarkan sejumlah santunan, apabila Tertanggung mengalami kecelakaan sebagai akibat dari mengendarai atau sebagai penumpang sepeda motor. Besarnya santunan sesuai dengan limit pertanggungan masing ? masing jaminan

FREQUETLY ASKED QUESTION (FAQ)
  1. Risiko apa saja yang dijamin di dalam Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident)
  2. Risiko A : Kematian karena kecelakaan
    Risiko B : Cacat tetap keseluruhan & Cacat Tetap Sebagian
    Risiko D : Biaya-biaya perawatan / pengobatan akibat kecelakaan (Limit Pertanggungan Resiko D : 10% dari Nilai Pertanggugan A/B)
    Risiko Sepeda Motor : Risiko kecelakaan akibat menggunakan sepeda motor (loading rate 20% dari premi dasar)
  3. Berapa besar penggantian yang akan didapatkan ?
  4. Penggantian berlaku sesuai persentase dari Jumlah Uang Pertanggungan berdasarkan Continental Scale, sbb:
    a. Meninggal karena kecelakaan100%
    b. Cacat Tetap Seluruhnya seperti gangguan jiwa total, buta kedua belah mata, lumpuh kedua belah kaki dari pinggul ke bawah
    Cacat Tetap Sebagian, seperti :
    - Kebutaan sebelah mata
    - Ketulian kedua belah telinga
    - Ketulian sebelah telinga
    - Kebisuan selamanya
    - Impotensi
    100%
    40
    50%
    20%
    50%
    30%
    Kehilangan seluruhnya dengan pemisahan secara fisik atau kehilangan fungsi dari :Kanan (*)Kiri (*)
    - Lengan dari sendi bahu
    - Lengan dari sendi siku
    - Tangan dari sendi pergelangan
    - Ibu jari tangan
    - Jari telunjuk, tengah atau jari manis
    - Jari kelingking
    - Kaki dari pangkal paha
    - Kaki dari paha/sendi lutut
    - Kaki dari pergelangan kaki
    - Ibu jari kaki
    - Jari kaki yang lain
    60%
    50%
    40%
    20%
    10%
    5%
    50%
    40%
    40%
    20%
    5%
    50%
    45%
    35%
    15%
    10%
    5%
    40%
    40%
    40%
    20%
    5%
    (*) bagi yang kidal berlaku sebaliknya
  5. Apakah ada batasan umur ?
  6. Calon tertanggung yang dapat diasuransikan dalaha yang telah berusia 18 tahun pada saat penutupan polis sampai dengan 60 tahun, kecuali ada persetujuan khusus.
  7. Apabila suatu kematian atau cacat tetap terjadi beberpa hari setelah kecelakaan, apkah akan tetap dijamin ?
  8. Dalam suatu kecelakaan kadang-kadang akibat kematian atau cacat tetap tidak terjadi secara segera tetapi setelah beberapa lama sejak kecelakaan itu terjadi. Batas waktu yang ditetapkan sesuai dengan perjanjian ini ialah 180 hari terhitung sejak kecelakaan itu terjadi. Dengan demikian kematian atau cacat tetap yang terjadi setelah batas waktu 180 hari tersebut diatas tidak lagi menjadi beban PT. Asuransi Sumit Oto untuk penggantian kerugiannya untuk Resiko A (meninggal) atau Resiko B (cacat tetap), atas kecelakaan yang sama.
  9. Apa yang harus dilakukan apabila kecelakaan terjadi ?
  10. Apabila terjadi kecelakaan, pemegang polis atau mereka yang berkepentingan dengan pertanggungan ini harus dengan segera memberitahukan kepada PT. Asuransi Sumit Oto dalam waktu 3 x 24 jam sejak kecelakaan terjadi dengan disertai keterangan-keterangan lengkap mengenai kecelakaan dan cedera yang dialami Tertanggung. Selekas mungkin diadakan pengobatan/perawatan selama hal tersebut diperlukan menurut ilmu kedokteran. Orang yang dipertanggungkan harus mentaati segala nasehat-nasehat dan ketentuan-ketentuan Dokter dan sama sekali tidak diperbolehkan melakukan hal-hal yang dapat menghalangi penyembuhan atau pemulihan kesehatan.
  11. Apa yang harus dilakukan apabila kemudian tertanggung meninggal dunia ?
  12. Dalam hal Tertanggung meninggal dunia, segera memberitahukan kepada PT. Asuransi Sumit Oto sebelum penguburan dilakukan (selama hal tersebut memungkinkan). Bilamana dianggap perlu, PT. Asuransi Sumit Oto dapat meminta untuk mengadakan pemeriksaan atas jenazah, berkaitan dengan masalah penentuan penggantian kerugian.